Beberapa waktu yang lalu saat mudik ke Purwokerto, ane bertemu dengan beberapa teman kuliah yang memang bekerja dikota itu. Kami pun saling mengobrol dari obrolan serius,bisnis,wanita dll dari siang sampai malam hari (harap dimengerti,pria jg hampir sama dg wanita.red). Nah berawal dari situlah tercetus utk saling reuni yang memang bertujuan untuk silaturahmi. Maklum kita sudah hampir 2 tahun tdk bertemu. Kebanyakan sudah pada sibuk kerja,malah tidak sedikit pula yang sudah memiliki anak. *hee ane malah blm punya pacar...
Singkat cerita mulailah menyusun rencana,menentukan kapan waktunya, dan siapa saja yang akan menjadi panitianya. Dari situ mulailah utk menghubungi atau kalo istilah kerennya 'lobi-lobi' (*wukekek kesannya kaya tim pansus DPR yah.red).
Dari hasil lobi,àϑá cerita yang cukup menarik, dari beberapa kawan yang kita hubungi hampir seluruhnya agak tidak setuju untuk melakukan reuni dalam waktu dekat ini karena belum àϑá yang bisa dibanggakan. Saat sms ke seseorang sebut saja mr.x (beuh kayak pelaku kejahatan a susila aja yah..wukekek.red)
Dia ngomong pd intinya, kalo reuni nanti ketemu dosen2x,masih malu belum àϑá yang bisa dibanggakan,S2 masih blm selesei,pkerjaan masih di swasta dll. Sedangkan salah satu teman wanita,sebut saja Bunga bukan nama sebenarnya (he3 tetep dg istilah samaran pelaku a susila.red), menyampaikan bahwa beliau malu moso kumlod kerjanya cuma seperti ini. Dan hampir semuanya menyampaikan hal yang sama. Mereka malu jika nanti ditanya dosen,atau kawan mereka dg pertanyaan seperti : kerja dimana?gajinya berapa?sudah punya anak belum?sejak kapan kerjanya?sudah punya apa aja?rumah?kendaraan? Kok sekarang penampilannya masih tidak berubah ya?dan lain-lain.
Huft, all my friend, tujuan kita mengadakan reuni itu bukan untuk saling bangga-membanggakan apa yang kita miliki dalam hal duniawi. Dirimu mau kaya, mau kerja di perusahaan yang paling terkenal sekalipun, ah biasa aja itu bukan hal yang kekal,bisa hilang kapanpun dalam sekejap. Kita reuni ini untuk saling silahturahmi,yang punya banyak manfaat,salah satunya memperpanjang umur dan mempermudah rejeki.
Kita menjadi orang yang baik saja,tidak melakukan kriminal,tidak melakukan penipuan, korupsi uang (he3 klo korupsi waktu,kita masih sering kali ya.red),dll dosen,kerabat,kawan kita pun pasti sudah bangga kok. Tidak usah berpikir yang terlalu sulit dan rumit sesuatu hal. Kalo mengutip kata DR Aidh al-Qarni, Jangan menerka-nerka peristiwa,jgn menunggu keburukan ,jangan percaya terhadap semua kabar yang tidak jelas, dan jangan menelan mentah-mentah cerita yang tidak benar. Kebanyakan yang ditakuti orang itu tidak pernah terjadi. Kebanyakan berita-berita yang menakutkan itu tdk pernah trjadi. Di sisi Alloh lah semua pengawasan dan pertolongan.
Yup, :) hanya ingin menyampaikan sesuatu hal saja, mari kita jadi diri kita sendiri apa adanya sehingga dirimu bisa menikmati hidup, syukuri apa yang kita dapat agar tidak mengeluh. Semoga kalian sukses kawan, tentunya sukses dunia dan akhirat. Salam hangat :)