Senin, Januari 20, 2014

Banjir, kalo Saya Presidennya

Dua tahun berturut turut kosan Saya terkena banjir. Dan SMS/BBM atau media social lainnya menanyakan kabar bagaimana banjir disana. Begitupun sebaliknya Saya mulai menanyakan kabar kawan-kawan yang terkena banjir, “bagaimana keadaaan disana? Terkena banjir? Sudah surut belum? Sabar ya?”. Itulah yang terjadi disetiap bulan Januari dan Februari, setiap tahunnya.

Berita di semua media memberitakan Jakarta dikepung banjir. Bahkan kalo keluarga yang baru pertama kalinya terkena banjir biasanya agak stress namun kalo yang sudah biasa, setiap januari sudah stok makanan banyak, barang dinaikan bahkan kadang sudah mengungsikan keluarganya ketempat yang lebih aman.

Kalo Saya jadi Presidennya, Pertama, Saya akan lakukan beberapa tahapan pembangunan di Jakarta. Belajar dari Belanda dimana negara tersebut lebih rendah dibawah permukaan laut, tapi dengan teknologi bisa jauh lebih aman.

Kedua, Saya akan suruh tim kementrian kehutanan untuk melakukan reboisasi menghijaukan kembali dan mengembalikan tanah resapan di Jakarta dan sekitarnya Bukan hanya di Jakarta namun juga didaerah jabar khususnya didaerah Bogor.

Ketiga, Bekerja sama dengan Kementrian Perumahan rakyat, Untuk memulai membangun perumahan vertical bukan horizontal sehingga luas tanah untuk penyerapan airnya lebih banyak. Apartemen/ rumah susun yang murah harus diberikan kepada rakyat dan mulai membangun ruang-ruang hijau.

Keempat, ajak semua artis dan media baik TV Radio Sosmed untuk mengkampanyekan pentingnya kebersihan, buang sampah yang benar, dan denda yang tinggi seperti yang dilakukan oleh Singapore. Sehingga sungai bersih, tidak tersumbat, dan menyiapkan dana untuk tempat sampahnya yang dipasang disetiap RT dengan jarak yang dekat.

Kelima, Pembangunan yang lebih banyak kanal-kanal untuk membuat saluran penampungan air, dan saat musim kemarau kanal-kanal tersebut digunakan untuk tempat pariwisata, Pasar apung dan lain sebagainya. Bekerja sama dengan kementrian pariwisata serta media untuk membuat acara di tempat-tempat tersebut dengan biaya sewa tempat free hanya cukup membayar uang kebersihan saja kepada team kebersihan yang telah disediakan sehingga menjadi wisata yang baru (ruang hijau)

Itu ide, itu solusi jadi jangan hanya menyalahkan pemimpinnya saja, we need solution generation. Jika pembangunan tersebut dilakukan Saya Yakin Indonesia khususnya Ibu kota Jakarta akan jauh lebih indah, lebih nyaman dan bebas banjir meskipun memang pembangunan memakan waktu yang lama dan biaya yang cukup tinggi. Tapi itu semua investasi dimasa depan :)

Selasa, Januari 07, 2014

Lakukan Kegiatanmu dengan tulus



Kegiatan akhir-akhir ini memang agak sibuk. Senin-Jumat kerja pulang bisa sampai malem. Pulang sampai kos mandi makan terus lanjut untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Tidur jam 24 atau jm 1 dinihari. Bangun jam 5 pagi, solat, buat memastikan agenda kerja, nonton berita olah raga, baca-baca trs berangkat bekerja. Sabtu kuliah full. Minggu kadang masih bekerja untuk event. Begitu terus hampir tiap hari.

STOP!! Sepertinya saya salah. Saya kurang menikmati. Kurang bahagia kalo kata ustad.

Saya tidak pernah futsal. Tidak pernah ngeledekin temen lagi. Tidak pernah ke masjid lagi. Tidak pernah ngeMC lagi. Tidak pernah manggung lagi. Tidak pernah ke aktif di masjid. Tidak pernah nonbar lagi. Tidak pernah shoping2 lagi. Dan tentunya tidak pernah ngeblog lagi.

Akhirnya Saya reset kembali kehidupan yang sekarang. Mulai menemukan kembali kawan lama di facebook, Path serta twitter. Serta membuat grup di Whatsap (maklum BBM semakin lemot sekarang). Kemudian mengatur kembali cuti untuk melakukan liburan bersama keluarga. KKembali menjadwalkan bermain futsal dengan memanage waktunya. Nge-MC kembali di beberapa acara dan iseng-iseng pas mudik siaran ditempat radio lama, meskipun masih terbuka jika ada radio di Jakarta yang ngajak.Kembali nonbar, keliling Jakarta menggunakan belalang tempur alias motor, serta aktif lagi di masjid.

Cape, lelah itu pasti tapi seneng. Kerja pun makin efektif, dan makin menghasilkan ide-ide yang brilyan. Dan yang Saya catat dalam perubahan kegiatan Saya adalah, Saya tidak merasa terbebani, tidak merasa lelah dan jenuh dan tidak merasa cape meskipun kegiatannya banyak.

Hubungan sosial makin membaik, Nilai profesional makin meningkat, dan Hubungan dengan keluarga makin erat.

Ternyata makin sibuk makin enteng ini badan, kuncinya karena kita seneng, kita bahagia, meskipun untuk financial masih terus berjuang yaaaa :) Tapi Yakin, kalo kata Pak erik tohir, uang yang akan membuntuti kok, Jadi kerja dan lakukan aktifitas anda tulus saja, tanpa ada kepentingan apapun. Dengan ketulusan maka anda akan Bahagia, Seneng dan pastinya sehat, dan hasilnya akan jauh lebih positif.

Senin, Januari 06, 2014

New Year New Hope



Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap awal tahun baru Saya menuliskan banyak sekali Impian. Dan Impian yang ditulis biasanya bisa tercapai. Karena menurut buku yang Memang menjadi legenda hidup Saya, “Grow Rich With Talk – Rond Holland” yang Saya pinjam di Perpustakaan pusat UNSOED tahun 2004 yang lalu. Tertulis bahwa apa yang anda impikan kemudian anda bayangkan dengan jelas, maka otak bawah sadar anda akan menarik semua impian tersebut kepada kenyataan, atau dalam buku the secreet itu dinamakan law attraction.

Tahun 2013, hal-hal yang Saya tulis di awal tahun lalu yakni Saya Kuloiah kembai S2 ambil Magister Manajemen, Saat ini bisa terwujud meskipun memang penuh dengan perjuangan. Saya pergi keluar negeri, Alhamdulillah meskipun hanya ke Singapore dan Thailand, But this is dream Come true.. Singapore karena Saya sering membayangkan foto-foto teman yang diupload mereka foto di patung merlion, dan Thailand karena seringnya bertemu dengan orang dari Tipco yang datang ke kantor. Beli IPhone, sebenarnya
biasa aja sih, tapi itu yang Saya tulis dan didapatkan, dan masih banyak lagi meskipun kecil-kecil tapi itu yang Saya dapatkan.

Tahun 2013 memang penuh dengan evaluasi, dan kemudian dari catatan yang buruk tersebut kita perlu SOLUSI. Makanya kita ber RE-solusi. Seperti biasanya Saya menuliskan impian namun berbeda dengan tahun dulu, Saya menulisnya tidak secara general melainkan secara detail dengan banyak peran. Peran sebagai suami, Ayah, Anak di keluarga. Peran sebagai seorang marketer, pebisnis, entertainer, konsultan di dunia professional. Peran sebagai orang yang aktif bersosialiasi di berbagai komunitas, lingkungan sekitar, masjid dsb. Intinya setiap peran tersebut kita punya target masing-masing dan ambisi masing-masing.

Apalah artinya jika kita tidak punya ambisi. Misalkan ada seorang striker pasti akan berambisi untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya demi memperoleh kemenangan bersama. “Ambisi itu penting jendral…” (dibaca agak sadis.red). Dengan ambisi akan memunculkan motivasi dan motivasi inilah yang akan mengerakan semua tubuh kita dan melawan lupa, malas, jenuh dsb. Dengan motivasi passion kita akn muncul dan Aura kita akan lebih kuat lagi. Motivasi-motivasi inilah yang akan membuat Impian-impian satu demi satu tercapai.

Well, semoga kalian mulai menuliskan keinginan, Impian, cita-cita ditahun 2014 ini ya.. Jangan lupa dibuat juga Baby Stepnya.. langkah untuk mencapai impian anda tersebut, karena kalo tidak ya hanya akan menjadi angan-angan saja.. Sukses untuk kita semua di tahun 2014