Kamis, November 11, 2010

“different isn’t always better but the best is always different”


Lama juga aku tidak memposting untuk blog ku ini, yah memang lagi tidak sempat. Sejak masuk di Kalbe farma menjadi tim promosi fatigon hydro akhir Juli kemarin,ak belum pernah merasakan libur Sabtu-Minggu, karena setiap akhir pekan pasti aku selalu melakukan promosi.

Bulan puasa sama demikian, Sampling selling ramadhan di beberapa super market, trs ngabuburit hydro di kampus-kampus, jalanan, lembaga pendidikan, sport center dll. Belum lagi, acara mudik dan hydro lebaran. Semua butuh kerja keras, untuk mendapatkan hasil yang optimal pikirku, jadi ya biasa saja.

Hujan, dingin, panas, badan pegal-pegal, dll sudah biasa bagiku sekarang. Bahkan ada yang sirik denganku sampai ngajak ribut, yah biarin aja lah, tak anggep itu pelajaran bagiku tak ambil positifnya saja.

Pada suatu saat, saat aku menyetir mobil sendiri malam takbir waktu itu, ak meneteskan air mata, mendengar kumandang takbir, aku masih kerja. Inget orang tua, tapi mau gimana lagi, aku bekerja juga untuk mereka, untuk masa depanku nantinya. Agak sedikit iri sih kadang, melihat teman-teman yang kerjanya santai-santai penghasilannya lebih banyak., tapi semua itu harus disyukuri karena ternyata masih banyak yang kurang beruntung dibandingkan aku.

Pepatah mengatakan sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Sekuat-kuatnya tubuhku juga pasti akan sakit juga kalo kurang istirahat. Setelah bekerja tiga bulan akhirnya jatuh sakit juga.  Dengan sakit ini, semoga bisa meleburkan dosa-dosaku, dan akhirnya aku berfikir sebenarnya apa sih pentingnya kerja itu?

Pertanyaan menarik yang sering muncul dalam keseharian adalah, “Apakah kerja itu? Mengapa kita harus bekerja, dan bagaimana agar kerja kita memberi hasil?”
Ya seperti yang sudah kita ketahui bersama, kerja merupakan suatu usaha yang dilakukan sendiri maupun bersama-sama untuk menghasilkan sesuatu bagi orang lain dan secara langsung maupun tidak langsung memberikan dampak positif bagi si pekerja itu sendiri. Kata kunci dari kerja disini adalah effort (Usaha). Jadi, ketika kita mengklaim bahwa kita bekerja, maka terlihat nyata adanya usaha untuk mewujudkan kerja tersebut.

Sukses dalam kerja bukan dilihat dari berapa banyak uang yang telah diperoleh. Sukses dalam kerja juga bukan dilihat dari seberapa tinggi jabatan yang telah dicapai. Jika bekerja semata-mata untuk uang atau jabatan, maka hal ini dikhawatirkan akan menurunkan nilai hidup yang kita jalani.

Sukses dalam bekerja berarti sukses menjalani apa yang sedang dikerjakan baik dalam suka maupun duka. Bukankah sukses itu merupakan sebuah perjalanan? Kesuksesan dimulai ketika kita memulai sesuatu dan menjalaninya dengan perbedaan. Kalo ngutip John sifonis mengatakan, “different isn’t always better but the best is always different”