Sabtu, April 10, 2010

Ujian ini membuatku belajar

Awal tahun 2010 yang terbayang olehku adalah kesuksesan. Wajar dan pasti dong ya, semua orang pasti akan berpikir demikian. Dan memang ternyata kesuksesan demi kesuksesan terus kudapatkan. Dari mulai bisnis yang mulai menampakan hasilnya sedikit demi sedikit tapi pasti, pekerjaan yang semakin bisa menguasai, mau topik apa saja dengan mudah saya pelajari,hubungan dengan pacar yang àϑá di cirebon waktu itupun juga semakin baik,dalam serta serius dan kesuksesan-kesuksesan lainnya.

Sampai pada bulan februari khususnya setelah hari valentine (14 februari 2010) yang bertepatan jg dengan tahun baru imlek, diriku diramal oleh kang hok kyan, dan jawabannya adalah sukses diberbagai bidang ditahun ini. Mendengar hal itu, langsunglah percaya diri semakin bertambah. Pergi ke Cirebon untuk silaturahmi,hingga malam meskipun tidak tidur karena masuk dinihari, tak bela2in.. Demi lah.‎​♓έ♓έ♓έ sok anak muda mode on.

Dari situlah, ujian demi ujian datang silih berganti. Mulai dari bisnis-bisnisku yang mulai merugi karena seseorang, sehingga mau Gªĸ mau, saya harus menanggung lerugian tersebut. Gadai motor! Cara paling aman dan mudah "mengatasi masalah tanpa masalah katanya".hehe Dan ujian2 lain, mulai kerjaan dan sebagainya datang menghampiri meskipun tak sikapi dengan solusi yang jitu. Hingga suatu saat pada tanggal 28 februari 2010.. Ujian cukup berat menurutku, ak diputusin. Huft.. Dg alasan yang mungkin tidak akan saya sampaikan ke siapapun. Hanya utk diri sendiri aja. Huft memang benar ya kata pepatah, lelaki itu lemah krn tiga hal, jabatan,harta dan wanita.

Tapi ya sudah lah.. Diikhlaskan saja, toh rejeki,jodoh dan mati itu rahasia alloh. Yang penting kita harus jd orang pemaaf dan jangan sampai memutuskan silaturahmi. Biarkan beliau bahagia dengan pilihannya :)

Ujianpun belum berhenti sampai disitu,masih banyak sekali. Mulai dari kekurangan biaya untuk tes toefl yang asli utk persyaratan beasiswa dll,meskipun masih bisa teratasi. Sampai akhirnya diriku jatuh sakit. Sakit yang tidak biasa tipus dan demam berdarah. Ya Alloh, sakit itu ternyata tdk enak. Tdk enak makan, tdk enak tidur dan tentunya tdk enak di dompet. Yah berharap inilah ujian yang bisa merubah sikapku.

Sekarang saya sadar bahwa Bersedih itu hanya akan memadamkan kobaran api semangat, meredakan tekad, dan membekukan jiwa. Dan kesedihan itu ibarat penyakit demam yang membuat tubuh menjadi lemas tak berdaya. Mengapa demikian??
Tak lain krn kesedihan hanya memiliki daya yang menghentikan dan bukan menggerakan.

Dan percaya lah bahwa Ujian itu akan mendekatkan jarak antara diri anda dg rabb, akn mengajarkan kpd anda bgmn berdoa, dan akan menghilangkan kesombongan,ujub, dan rasa bangga diri dari diri anda.

Ketahuilah, bahwa kesulitan itu akan membuka pendengaran dan penglihatan, menghidupkan hati,mendewasakan jiwa, mengingatkan hamba dan menambah pahala.

Itu yang saya alami, mungkin saat berada diatas,diberi kenikmatan solat saya tidak khusyu, berdoa kurang, bisa mengarah le sombong dll. Kejadian ini membuat saya sadar, kenapa harus pusing untuk duniawi orientid?? Cape pikiran,hati,dll. Ketenangan jiwa itulah yang dicari. Untuk anda yang sudah mengalami hal itu, pasti akan sepakat dengan statment saya.

Saat ini, saya hanya ingin menjadi pribadi yang baru. Yang tidak lagi bercita-cita menjadi orang terkenal dan kaya raya duniawi, tapi ingin bercita-cita menjadi hafidz, ya minimal juz 30 lah (agak berat emg sih),menjadi orang yang baik ilmu agamanya, masalah duniawi tetap dilaksanakan tapi tidak begitu ngoyo. Mencari ilmu sebanyak-banyaknya mungkin akan bermanfaat nantinya, saya percaya itu. Bersyukur,dan selalu optimis dengan takdir yang diberikan alloh. Karena sutradara kehidupan yang maha besar,yang tau apa yang hambanya butuhkan, bukan inginkan hanyalah alloh swt. Semoga crita ini bisa untuk pelajaran untuk kita semua. Amin