Pas lagi mudik kemaren nih saya mengikuti seminar sehari berjudul Awaken the Giant Within yang dibawakan oleh Tung Desem Waringin. Seminar yang sedianya dijadwalkan mulai jam 09:00, ternyata akhirnya dimulai sekitar jam 09:20, itupun masih melalui proses sambutan panitia, penjelasan profil pembicara, dll.
Awalnya, Pak Tung Desem menjelaskan tentang tiga macam situasi yang kita hadapi:
Di dalam kontrol kita
Di dalam pengaruh kita
Di luar kontrol kita
Banyak orang yang punya pengertian yang salah. Emosi atas kejadian tertentu sebenarnya masih dalam kontrol kita; sedangkan mood - reaksi spontan dan bersifat sesaat setelah kejadian tertentu terjadi - di luar kontrol kita. Di dalam hidup ini, apapun yang terjadi tidak ada artinya; dan baru punya arti saat kita memberi arti. Jadi tatkala ada kejadian yang berpotensi meledakkan emosi (amarah, jengkel, kesedihan, dll), maka kita harus memikirkan:
Apa yang bisa saya syukuri atas kejadian ini
Apa yang harus saya pelajari dari kejadian ini agar saya bisa lebih baik lagi
Apa yang harus saya lakukan sehingga membuat saya:
Merasa lebih baik
Menjadi lebih baik
Membuat orang banyak menjadi lebih baik
Dan direstui Tuhan
Pada prinsipnya, otak hanya mencari nikmat dan menghindari sengsara. Untungnya, nikmat dan sengsara ini adalah relatif adanya; sehingga kita harus dapat menjalankan asosiasi yang tepat:
Asosiasi Salah: Nikmat jangka pendek, sengsara jangka panjang
Asosiasi Benar: Sengsara jangka pendek, nikmat jangka panjang
Asosiasi Sempurna: Nikmat jangka pendek, nikmat sekali jangka panjang
Pak Tung Desem mengungkapkan bahwa otak kita bisa menjadi dahsyat ketika kita:
Mampu mengartikan asosiasi yang ke arah sengsara, dengan tindakan yang berguna untuk diri sendiri dan orang lain
Mengetahui cara untuk mau dan mampu memanfaatkan situasi dan kondisi apapun untuk kebaikan diri dan orang lain
Mampu mengkaitkan (asosiasi) apa yang harus dikerjakan dengan kenikmatan bila dikerjakan; dan kesengsaraan bila tidak dikerjakan
Punya alasan yang sangat kuat untuk mencapai tujuan
Sehingga akhirnya terbentuk pola/kebiasaan yang mampu mengartikan asosiasi sempurna
Otak dapat kita program menjadi lebih dahsyat untuk mencapai apa yang kita inginkan, dengan:
Mempengaruhi informasi yang masuk ke otak kita
Memberi tujuan (mengaktifkan radar)
Memberi otak kita alasan/keyakinan yang sangat kuat untuk bertindak mencapai tujuan
Memberi otak kita strategi (cara yang sudah terbukti berhasil)
Memberi otak kita rencana kerja
Memberi otak kita waktu untuk peka dan monitor
Memberi otak kita kesempatan untuk fleksibel
Sebenarnya kebanyakan hal yang dibahas di dalam seminar tersebut banyak kita jumpai pula di rekaman VCD seminar yang dibawakan oleh Pak Tung Desem pada umumnya. Namun menonton VCD seminar tidaklah sama dengan mengikuti seminarnya secara langsung. Atmosfir dan pancaran semangat sangatlah berbeda, sehingga tentunya akan lebih baik bila kita bisa terlibat langsung di dalam seminar beliau.
Singkat cerita, saya merasa seminar tersebut sangat bermanfaat. Saya telah membuat beberapa komitmen pribadi yang baru dan berusaha belajar mengasosiasikan sempurna agar komitmen pribadi tersebut dapat dijalankan dengan baik, tetap merasa nikmat jangka pendek dan nikmat sekali jangka panjang.