"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian." (Pramoedya Ananta Toer)
Minggu, Maret 24, 2013
Raissa Priscilla Ramdani telah terlahir
Putri Pertamaku lahir tanggal 15 April 2012 pukul 05.30 am di RS Ananda Purwokerto. Setelah 2 hari ibundanya berjuang melakukan pembukaan tahap demi tahap hingga tahap yang maksimal. Saya tiba di Purwokerto Sabtu Siang setelah melalui perjalanan Surabaya-Jogjakarta menggunakan pesawat Lion Air, terbang oukul 7 a.m. Dari Bandara Jogja, demi mengejar kereta api di Stasiun tugu pukul 9 a.m Sayapun naik Ojek, dg kecepatan 70-80 km/h. Sampailah di Purwokerto pukul 11 am.
Sejak hari Kamis, Saya masih di Bojonegoro untuk melakukan kunjungan pekerjaan. Kemudian Saya di kabari bahwa istri sudah masuk rumah Sakit untuk melahirkan di hari Jumat. Kami pun tancap untuk kembali ke Surabaya. Melewati berbagai macam kendaraan, truck, bis, mobil dan persawahan. Sampailah pukul 7 pm. Langsung sampai kosan, mandi dan makan sebentar langsung diantar oleh teman kosku yang berasal dari Purwokerto juga, bahkan satu kampus, Udin. Menuju terminal bungur asih.
jam demi jam, bis yang akan kami gunakan tidak ada. Karena kabarnya didaerah jombang jembatannya putus sehingga harus dialihkan. Hingga akhirnya pukul 3 am. Sepertinya harus memutar otak jika menggunkan bis bisa 36 jam. Akhirnya Saya memutuskan untuk kembali ke kos. Dan minta diantar pukul 5 am menuju Bandara. Dan penerbangan pertama adalah pukul 7 am.
Sampai Purwokerto, Langsung menuju RS Ananda yang memang tidak jauh dari Setasiun. Dengan membawa tas pakaian Saya pun berbegas menemui Istriku yang saat itu sudah bukaan 3. Setelah memastikan semuanya baik-baik Saja, Sayapun pulang untuk Mandi dan cuci muka. setengah jam kemudian kembali di rumah Sakit.
Sabtu malam, bukaan demi bukaan sangat cepat. minggu pukul 2 a.m Bukaan sempurna dan saatnya putriku untuk keluar. Kita masuk ke ruang persalinan. 2 jam berlangsung ternyata Sang Jabang bayi tidak keluar dan akhirnya dokter Amin, memutuskan utk Caesar. hal ini disebabkan sang jabang Bayi terlalu aktif sehingga kepalanya tidak menunduk.
Pukul 4.30 a.m Sayapun melakukan tanda tangan adminsitrasi sebagai tanda bahwa pihak keluarga menerima jika dilakukan operasi.
Istri didalam Saya pun kembali ke kamar untuk melakukan Solat Subuh, dan berdoa agar semua baik-baik Saja. Dan tak terasa matapun tertutup Saking lelahnya dan kurang tidur sejak hari Kamis.
Pukul 5.30 a.m Saya dikabari bahwa Sang Jabang Bayi sudah lahir bergegas untuk segera melihat, dan Subhannalloh Cantiknya. Lebih lucu lagi dia tidak menangis dan menantap semua orang yang tersenyum bahagia disitu. Kamipun melakukan doa dan memberikan adzan ditelinga. Berat 4 kg dan panjang 59 cm, putih, sipit, dan tersenyum. Her's name is Raissa Priscilla Ramdani. Semoga menjadi putri yang solehah, pintar dan bisa berguna untuk orang lain.