Senin, Juni 21, 2010

Uang dan manusia



Setelah menonton Koi ni Ochitara, ada kalimat yang membuat Saya sedikit mati kutu :
Good faith, sincerity. All good.But how do you judge whether someone is sincere or not?
It's your consciousness that judges if someone is sincere. Even if it's same sincerity, today you might feel as if it exists, and tomorrow it might not People's consciousness is something like that...But money is different...Money is same to everyone...Money does not betray people...The one that betrays... is people's heart.
so pilih mana? percaya ama uang atau manusia?

Apa yang telah uang lakukan pada kehidupan manusia? Apa yang telah manusia lakukan demi uang? Apa posisi yang diberikan manusia pada uang?

Ya mau tidak mau kita berpikir kenapa orang jaman sekarang mencari uang dg berbagai cara? Uang dianggap segala-galanya, tanpa uang anda tidak bisa apa-apa. Contoh kecil, jika anda ingin bekerja terkadang uang ikut ambil bagian (sogok.red), Ingin menjadi Pejabat, memenangkan tender dll. Bahkan yang membuat miris, orang akan lebih menghormati kepada orang yang memiliki uang bukan kepada orang yg taat agamanya. Banyak gadis yang mau menjualkan keperawanannya demi uang, dan para wanita pasti akan lebih memilih laki-laki yang banyak memiliki uang bukan?(cewe matre..ke laut aje.red)

Manusia tidak peduli hidupnya berantakan dan tidak nikmat asalkan punya uang. Manusia tidak bahagia tanpa uang, manusia belum merasa manusia tanpa uang, manusia cinta akan uang, dan manusia menderita tanpanya. Bekerja 24 jam demi uang, dg mengabaikan kebersamaan bersama keluarga?

Segalanya diukur berdasarkan uang. Kenikmatan, kemakmuran, kesenangan, dan kemanusiaan. Segalanya.
Karena itu kemanusiaan tidak ada harganya lagi di mata uang. Karena segalanya dapat dinilai dan digantikan dengan uang, segalanya dapat dibeli menggunakan uang. Akhirnya bukan hanya kebahagiaan diri sendiri yang tidak dipedulikan demi uang, juga kebahagiaan orang lain.

Drs. I Ketut Wiana, M.Ag (Ketua Sabha Walaka - Parisada Pusat 2006-2011) menuliskan hubungan manusia dengan uang bagaikan hubungan antara air dan perahu. Tanpa ada air perahu tak bisa berlayar. Tapi perahu berlayar bukan mencari air, tapi méncapai pantai tujuan. Kalau perahu salah caranya berlayar, justru air itulah yang menenggelamkan perahu. Penumpang dan barang yang ada dalam perahu pun ikut tenggelam dan rusak karena air.

Uang memang penting, namun bukan hal yg segala-galanya. Meraih dengan cara yang tidak terpuji, menghalalkan segala cara. Cari lah uang dengan cara yang baik, percayalah bahwa rajeki itu bukan hanya uang.
Anda dan keluarga sehat saja sudah merupakan rejeki yang sangat tidak ternilai harganya. bayangkan jika sakit, sudah tidak enak dibadan, eh tidak enak juga di dompet, ya kan?

Memiliki banyak uang dapat menjadi seperti obat Hal ini dapat membuat Anda merasa kuat dan pusing. Dapat meyakinkan Anda bahwa semuanya akan baik-baik saja. Uang adalah tentang cinta dan hubungan. Memiliki kekuatan luar biasa untuk membawa orang bersama-sama dan juga air mata mereka terpisah. Anda tidak dapat melarikan diri uang. Jika anda menjalankan dari itu, ia akan mengejar Anda dan menangkap Anda.

Terakhir Saya jadi ingat tulisan yg baca belum lama ini yakni nasihat orang terkaya ke 2 di dunia,Warren Buffet untuk anak-anak muda: “Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berivestasilah dengan apa yang kau miliki serta ingat :Uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang. Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri. Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan apa yang baik saja. Jangan memakai merk, pakailah yang benar-benar nyaman untukmu. Jangan habiskan uang untuk hal-hal yang tidak benar-benar penting. Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkanlah pada orang lain.

“Orang Yang Berbahagia Bukanlah Orang Yang Hebat Dalam Segala Hal, Tapi Orang Yang Bisa Menemukan Hal Sederhana Dalam Hidupnya dan Mengucap Syukur.”

Selamat mencari uang. :)