Sepak bola olah raga yang cukup digemari dibelahan dunia ini, dalam hidupku sudah tidak asing lagi. Saya mengenal sepak bola karena babeh yang suka menonton sepak bola di televisi. Selain itu lingkungan di rumah dan sekolah yang memaksa mau tidak mau harus kenal sepakbola. Sejak kelas 4 SD, saya sudah ikut klub sepakbola Indonesia Muda (IM) di berkoh Purwokerto saat itu.
Yup berawal dari situlah, mulailah pertandingan demi pertandingan,desa demi desa,lapangan demi lapangan, dari yang didesa,sampai yang berada diluar kota mulai saya jalani.dan tentunya dari satu klub,ke klub lain sudah tidak terhitung berapa tim yang sudah sempat saya bela.hehe bukan karena saking banyaknya tapi lupa nama2nya. :) Kenalan pun mulai saya dapatkan,dari yang sudah bapak2 sampai yang jauh lebih muda,bahkan wanita..hehe sok laku mode on.
Dari pengalaman itulah, banyak sekali manfaat yang saya dapatkan. Bukan hanya sehat saja,namun jauh lebih besar. Banyak masalah dengan teman satu tim,pelatih,manager..hihi klo di indonesia istilah akrabnya pengurus, itu sudah menjadi hal yang biasa. Bahkan pernah, hanya gara-gara saya nyletuk,"ah payah masa gitu saja sudah lemes" temanku yang akrab menjadi diam seribu bahasa dan menjauh sampai beberapa bulan..huft memang lidah ini harus dijaga ya. Bukan hanya perselisihan dg tim saja,tapi juga dengan tim lawan,dan wasit serta penonton.
Pernah saat itu saya ikut kompetisi di lapangan bobosan purwokerto,lawannya mana sy sudah tidak ingat. Saat itu menjadi bek tengah, strikernya bener2x sulit sekali untuk dijaga. Tapi hanya dg membuat sedikit emosi ke dy dg berbagai cara dy terpancing. Hasilnya great!! :) setiap dy lolos dan tinggal berhadapan dg kiper tendangannya selalu melenceng atau terlalu ke atas. Haha emosi memang tidak baik ya, efeknya Gªĸ menyenangkan. Tapi dari situ juga, tawuran pun tak bisa dielakan..huft ngeri cing klo penonton dah ikut2an.
Yang lucu,adalah saat itu saya mencaci wasit saat kompetisi sepakbola di kampus. Eh beberapa bulan kemudian saya ketemu beliau tyt kerja di tempat yang sama. Dan menjadi teman satu tim saat membela tim extra joss purwokerto, jago lho mainnya..haha memang lidah dan sikap ini sangat perlu sekali dijaga. :) jadi Gªĸ malu kalo pas udah baikan.hehe
Banyak sekali cerita masalah yang dihadapi saat aktif di sepakbola. Menjadi kapten,pengurus, yang mau tidak mau kita harus jaga anak-anak kita,jaga relasi,tidak boleh emosi,dan tentunya harus siap duit yang cukup banyak.haha kadang gaji sy kerja sambilan saat itu, dihabiskan hanya utk biaya perjalanan pertandingan. Tapi Gªĸ papa toh hati menjadi senang.
Àϑá beberapa hal yang sangat membekas dihati ini dan merubah sikap saya. Karena sepak bola, saya menjadi orang yang pantang menyerah,terus berusaha sampai waktu habis,selama belum usahakan terus pasti àϑá peluang utk mencapai kemenangan. Kemudian dalam hal komunikasi,interpersonal skill, menjadi lebih baik.menghormati dan mempercayai kawan dg kemampuannya karena kita bekerja secara tim.
Sportifitas selalu saya junjung, bersaing menjadi yang terbaik dg cara yang sehat dan menerima segala keputusan dg senang hati. Merasakan tidak enaknya kekalahan, mencicip bahagianya meraih gelar juara. Yah, berlatih,berlatih, action,action,trs berusaha menjadi yang terbaik. Pantang menyerah untuk selalu menjadi yang terdepan. Prihatin dlu utk meraih kemengan.kemenangan yang bukan utk diri sendiri saja tentunya, tetapi untuk tim,untuk keluarga,dll.
Kemenangan dunia akherat.kemengan hidup kita, untuk menjadi yang terbaik dihidup kita yang pendek ini. :)
Ayo semangat!! Raih kemenanganmu kawan!! Salam.