Sabtu, Oktober 25, 2008

Seminarnya james gwee

Mumpung belum basi inih...sebenernya udah lama juga sih, tapi gapapa lah..
jadi di Purwokerto waktu itu ada seminar dari motivator asal Singapore, Jamees Gee yang diadakan sama sTamco Consulting..
Nah kebetulan nih, Kalbe Farma ikut Support (yes, dalam ati saya,, paling yang ditugaskan kesana ya Fredol, Pak kasiman drivernya, ma saya...hihi)masuk gratis nih...

Bertempat di Panchalis hall, mulai pukul 15.30 wib mpe pukul 18.30..
nah saya ingin cerita ttg james gwee nih..hal apa saja yang saya tangkap saat itu (karena emang sambil kerja juga sih, foto2 buat ngeklaim ke Kalbe Jakarta.hehe)

Diutarakan bahwa untuk mendapatkan suatu hasil yang berbeda, maka kita harus merubah tindakan kita. Sayangnya dalam melakukan perubahan ini, kita akan menghadapi mental dan physical barrier karena kita cenderung ingin terus berada di zona nyaman kita.

Selanjutnya Pak James Gwee menjelaskan perbedaan owner, leader, dan manager. Seorang owner adalah seseorang yang menyediakan uang untuk menjalankan bisnis, menanggung semua risiko, dan mengharapkan keuntungan dari bisnis tersebut. Seorang leader adalah seseorang yang memiliki visi dan mengetahui menjadi seperti apa perusahaan itu dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan. Sedangkan seorang manager adalah seseorang yang digaji untuk melakukan koordinasi sehingga visi dari sang leader tercapai dan perusahaan mencetak keuntungan untuk sang owner.

Pak James Gwee mengutarakan bahwa Business is System - System works for you, not you work for the system. Namun sayangnya banyak bisnis yang mempunyai sistem yaitu kita sendiri. Sebenarnya 80% dari seluruh pekerjaan kita bersifat rutin, yang sebenarnya bisa disistemisasi. Jadi seharusnya kita melakukan sistemisasi bisnis dan menangani sumber daya manusianya.

Berbicara tentang sumber daya manusia, ada dua hal yang harus kita perhatikan yaitu attract dan retain orang yang tepat. Seringkali perusahaan bisa mempekerjakan orang yang tepat (attract), namun tidak berapa lama setelah bergabung, orang yang tepat itu pun meninggalkan perusahaan. Hal ini berpotensi menimbulkan masalah besar dalam perusahaan, karenanya perusahaan harus mampu melakukan kedua hal ini dengan baik.

Hal yang menarik, Pak James Gwee menjelaskan wealth dan money.

Menurut beliau, wealth itu seperti sungai, dengan tiga karakteristik yaitu sungai selalu berkelok-kelok dan tidak pernah lurus, lebar sungai tidak pernah sama, dan di sungai yang sehat, airnya mengalir dengan deras. Kita selalu mengalami pasang surut kehidupan, beberapa bagian dalam kehidupan kita ada yang lancar, ada pula yang seret. Saat mengalami masa sulit, hendaknya kita harus selalu mengarunginya dengan penuh optimisme karena sebentar lagi akan ada bagian kehidupan yang lancar dan berhasil.

Sedangkan money adalah air di dalam sungai. Untuk memperoleh air yang banyak, maka sungainya harus makin lebar dan makin dalam. Ada orang-orang yang memiliki sungai yang sempit dan dangkal, akibatnya tatkala terjadi hujan, sungai tersebut tidak bisa menampung banyak air. Sebaliknya, ada orang-orang yang memiliki sungai yang lebar dan dalam; walaupun airnya berkurang banyak (misalnya kemarau dll), namun tidak lama kemudian, sungai itu akan kembali dipenuhi air dari alam semesta ini.

Di bagian akhir seminar, Pak James Gwee menutupnya dengan cerita mengenai cara menangkap kupu-kupu yang indah. Banyak di antara kita yang berkonsentrasi menangkap kupu-kupu dengan melakukan massive action, mengejar kupu-kupu dengan jaring. Namun apa yang terjadi?? Kupu-kupu yang indah ini ternyata mampu bergerak lincah menghindari tangkapan jaring. Cara yang terbaik untuk memperoleh kupu-kupu yang indah adalah dengan membangun taman bunga yang indah. Saat bunga-bunga bermekaran, maka kupu-kupu akan hinggap menghisap madu dari kelopak bunga peliharaan kita. Bahkan kupu-kupu tersebut akan mengundang segerombolan kupu-kupu yang lain untuk datang ke taman bunga ini.

Sebelum meninggalkan seminar, saya sempat berbincang sejenak dengan Pak James Gwee. Di luar dugaan saya, ternyata beliau telah berencana untuk menghadiri seminar Sekolah Orang di Jakarta. Hal ini sungguh membesarkan hati saya, betapa seorang pembicara terfavorit Indonesia berkenan mengikuti seminar Sekolah Orangtua!!