
Apa sih itu sukses???
Apa sih standarnya orang bisa dikatakan sukses??
Apakah sukses itu hanya dimiliki orang2 sebangsa “RYAN-JOMBANG” (wah kalo itu mah Sukses = Suka Sesama alias Homo ndul!!) bukan itu…
Nah Pertanyaan2 itu selalu muncul dalam pikiran kita..
Apakah sukses dilihat dari banyaknya kita memperoleh harta yang melimpah..??
Menurut kita, ga juga ya..
Banyak orang yang karena harta suami dan istrinya pada selingkuh, rebutan warisan sehingga persaudaraan hancur, g tenang karena takut perampokan, trs karena “harta oriented”, memicu buat berbuat korupsi, curang dll…
Jadi sukses ga bisa dilihat dari banyaknya harta..
Menurut kita, ga juga ya..
Banyak orang yang karena harta suami dan istrinya pada selingkuh, rebutan warisan sehingga persaudaraan hancur, g tenang karena takut perampokan, trs karena “harta oriented”, memicu buat berbuat korupsi, curang dll…
Jadi sukses ga bisa dilihat dari banyaknya harta..
Lalu sukses itu dilihat dari apa??
Sukses itu dilihat dari orang tersebut BAHAGIA atau tidak…
Nah Bahagia sendiri menurut J.Donald Walters, akan tumbuh berkembang mana kala kita MEMBANTU orang lain. Akan tetapi jika kita tidak membantu sesama, maka kebahagiaan itu akan layu dan mengering. Karena menurut Donald, kebahagiaan itu ibarat tanaman yang akan layu jika tidak disirami setiap hari dengan sikap dan tindakan MEMBERI..
Yups dan tidak semua yang harus kita berikan kepada orang lain itu adalah dalam bentuk harta..
Kita bisa memberikan senyum, bisa mengajarkan ilmu kita kepada orang lain, bisa membantu lewat tenaga kita, bisa memberikan sumbangsih pikiran kita..dll
Setujukan??
Biasanya kita akan merasa bahagia jika orang yang kita bantu tersenyum lebar..(pake pepsodent kale…hihi)
Tetapi jaman sekarang, orang banyak yang kesulitan tentang ekonomi, jadi jika kita punya banyak harta, maka orang yang kita bantu akan lebih bahagia, begitu pun kita...
Perlu diingat, BenjaminDisraeli mngatakan bahwa hal terbaik pada diri kita bukanlah membagi2kan kekayaan kita kepada orang lain, akan tetapi membantu ia untuk memiliki kekayaannya sendiri.
Oleh karena itu, mungkin kita akan setuju dengan bukunya Aa Gym yang menuliskan, “Saya tidak mau kaya, Tetapi saya HARUS kaya”
Semoga kita bisa meniti karir untuk mendapatkan banyak “HARTA”, untuk kebahagiaan dan batu loncatan kita untuk kehidupan yang abadi. (karena hidup ini cuma sekali dan sebentar,maksimal cuma 88thn lah… ) jadi jangan buat hidup kita itu tidak bermanfaat.
Sukses untuk kita…